Labor Kehidupan

Benar kata Andrea Hirata

Lingkungan sekitar kita ibarat sebuah laboratorium : Labor Kehidupan

Di dalamnya kita dapat belajar, melihat, mendengar, meneliti, dan merasakan

Lalu menarik kesimpulan  dari apa yang kita dapatkan,

Mengevaluasi kembali

dan mengejawantahkan dalam tindak tanduk kita…

apa yang baik,  maka ambillah

dan sebaliknya, yang buruk tinggalkanlah

🙂

ISST 2009 – Episod 1 Jadi Speaker

Seminar itu bernama International Seminar On Sciences And Technology (ISST) 2009. Diadakan pada tanggal 24 Oktober 2009 di The Hills Hotel Bukit Tinggi. Dimulai pukul 08.30 sampai 18.00 WIB. Dengan tema :

The Role of Sciences and Technology to Improve the Quality of Life

info lengkap dapat dilihat di : http://www.isst.mipaunand.org

 

Pada kesempatan itu, pembicara utama yang diundang adalah :

  1. Prof. Dr. Ille  Gebeshuber
    Vienna University of Technology, Austria
    Paper title: �Structural Colors in Biology and How Natural Micro and Nano Structures Inspires Current Nanotechnology�
  2. Prof. Dr. Naoyoshi Egashira
    Department of Life and Environmental Sciences, Prefectural University of Hiroshima, Japan
    Paper title: �Highly Sensitive Detection of Influenza Virus Hemagglutinin by Electrochemiluminescence�
  3. Prof. Dr. Yunus Abd. Shukhor
    Faculty of Biotechnology and Biomolecule Sciences, Universiti Putra Malaysia, Malaysia
    Paper title: �Bioremediation and Bioassay of Xenobiotics�
  4. Dr. Nurul Taufiqu Rochman
    Chairperson of Indonesian Community of Nanotechnology
    Paper title: �(to be confirmed)�

dan General Speaker nya :

  1. Prof. Dr. Musliar Kasim, M.S
    Rector of Andalas University, Indonesia
    Paper title: “The Role of Sciences and Technology to Improve the Quality of Life”
  2. Prof. dr, Fasli Jalal, Ph.D
    Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Indonesia
    Paper title: �Vision of Science and Technology in Indonesia�

 

Sayang sekali, bapak Fasli Jalal berhalangan hadir…

 

Sobat, aku sangat bersyukur dapat hadir pada seminar tersebut. Sebab, para dosen-dosen dari berbagai PT di Padang, khususnya dari kampusku duduk di tengah-tengah kami. Peserta yang datang melimpah. Bahkan ada yang berdiri. Padahal Ball Room nya sudah sangat besar kurasa. Sebagian besar pesertanya dari kalangan mahasiswa S2 dan S1 dari seluruh Indonesia.

Nah, selain itu, ada satu hal yang membuat seminar ini lebih spesial bagiku. Yaitu… aku ikut serta menjadi salah satu pembicara/pemakalah alias ehm… Speaker pada Seminar Paralel nya.

Seminar Paralelnya dibagi menjadi 4 kelas. Aku di kelas 4, yang bertempat di Maninjau Room. Peserta yang hadir di kelas 4 lebih kurang 25 orang. Kebanyakan dari mahasiswa S2 dan S1. Sisanya dari kalangan Dosen-Dosen.

 

Awalnya, aku gak percaya. Sang Pencipta telah memberiku kesempatan yang indah ini : menyampaikan hasil penelitianku kepada Doktor2, Master2, de el el. Tapi setelah presentasi, ternyata ini memang nyata. He…

Satu term ada 3 Speaker. Satu Speaker diberi waktu 15 menit untuk presentasi. Setelah semua  presentasi pada satu term, ada sesi diskusi sekitar 10 menit bagi para pendengar yang ingin bertanya atau menanggapi.  Aku presentasi pada term ke 3. Berhubung term 3 adalah term yang terakhir, Speakernya ada 5 orang. Dua orang diantaranya adalah Doktor yang telah menjadi staf Dosen di kampusku. Satu orang dari kalangan mahasiswi, yang tidak lain adalah aku, he… dan 2 orang lagi dari kalangan Guru.

 

Pada saat giliranku, aku agak nervous dikit pada pembukaan presentasiku. Lama-kelamaan Alhamdulilah jadi enjoy juga. Malahan, kepengen lagi nie… he… Ketagihan… *dijitak*

 

Selain itu, aku salut sama panitianya. Sertifikatnya langsung jadi setelah acara. Baik untuk Speaker maupun peserta. Kita cuman nunggu bentar. Kalo gak salah sampai jam8 aku disana. Setelah itu, aku dan teman langsung bertualang cari alamat teman. Dah malam, gak ada keberangkatan lagi ke Padang. So? aku nginap di rumah teman. Meskipun sudah berlalu, pengalaman hari itu benar-benar spesial.

Dapat Award Bertuah 2009 Euy…

untitled

Udah lama Award ini diberikan oleh Mas Qarrobin. 

Makasih ya Mas Qarrobin atas penghargaan ini, dengan senang hati saya menerimanya.

Banyak teman banyak rejeki. Untuk itu saya ingin berbagi kepada sobat yang lain, sehingga selain tali silaturahminya kuat, saya juga berharap akan banyak menambah sahabat baru. Karena saya setuju sekali dengan maz Qarrobin bahwa, banyak teman itu ga ada ruginya selama kita mau saling menjaga dan menghormati.

Harapan saya untuk sobat yang menerima award dari Arch, mohon memberikan juga kepada yang lain sehingga award ini tidak terputus dan tali silaturahmi tetap terjaga.

Ok sobat, cara untuk ambil award ini tinggal bikin postingan baru yang  judulnya bebas, yang penting ada tulisan “award bertuah 2009″, nah selanjutnya tinggal terserah sobat mau di kasih ke siapa awardnya. Atau yang paling gampang dan cepat sobat tinggal copas aja artikel ini, kemudian tinggal di ganti “Linknya aja”, beres deh.

* saya pake cara ini *

Nah, inilah sobat-sobat saya yang menerima award ini : 

1. Pustaka Aries               

2. Mas Haniifa

3.  Acha decib

4.  Zons

5.  Achoey 

Semoga sobat semua berkenan dengan award bertuah ini, dan silaturrahim kita tetap terjalin makin kuat.

Salam sukses selalu dari ARCH CARRYING ANGELS.

Karena anda sungguh luar biasa,

Best Regards,
Arch Carrying Angels

and,

Swastika

🙂

Sudahkah Anda Memaafkan Diri Sendiri?

pernahkah kita sadari bahwa kita sering menyalahkan diri sendiri

bahkan, terkadang kita lebih mudah memaafkan orang lain…

pendapat yang mengatakan : introspeksi diri itu penting , memang benar.

akan tetapi, coba perhatikan lagi : kata kuncinya bukan menyalahkan diri kan!

Menurut Tarbawi, setidaknya ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam memaafkan diri :

1. maafkan diri akan sesuatu yang sudah digariskan kepada kita

contohnya, kita terlahir sebagai wanita. nah, itu berarti bukan salah kita kan? hal itu adalah kehendak Sang Pencipta, yang pasti terbaik bagi kita

2. maafkan diri, jika kegagalan, kesalahan, atau kecelakaan itu disebabkan oleh orang lain

misalnya, kita mendapat perlakuan kejam, seperti saudara-saudara kita di palestina. mereka tidak pernah minta dijajah, namun Israel sendiri yang datang merampas tanah air mereka

3. maafkan diri kita saat sudah berusaha semaksinal mungkin, namun hasilnya GAGAL

hasil memang penting…

namun tahukah kita bahwa Sang Pencipta di atas sana mengutamakan usaha, bukan hasil

sekeras dan sejauh apa usaha itu dalam mendapatkan hasil…

selain itu,

bukankah kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda?

truz, buat apa putus asa?

so, mari belajar memaafkan diri sendiri… 🙂

Apakah Kamu Lelaki Sejati?

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat sebuah cara baru (yang sangat mudah) untuk membedakan

mana lelaki sejati dan yang mana yang bukan.

Begini caranya :

Jika Anda bepergian dengan angkot, pilihlah yang cukup penuh dan bangku serapnya kosong.Lalu, jangan pilih duduk di bangku serap tersebut.

Pada saat bangku itu diisi oleh salah satu kaum Adam, amatilah untuk sementara waktu.

Nah, pada saat angkot berhenti untuk menaikkan seorang wanita, amati lagi dengan serius (laki-laki yang duduk di bangku serap tadi). Jika dia turun lalu mempersilahkan wanita tadi duduk duluan di bangku serap, dan dia di bagian luarnya (menghadap ke jalan), maka menurut asumsi saya, laki-laki bertipikal seperti itu dapat digolongkan lelaki sejati.

Jika dia malah menggeser duduknya dan sang wanita yang duduk di sebelahnya, maka laki-laki ini dapat digolongkan kurang “gentlemen”.

Inilah sedikit hasil studi saya tentang Humanity 🙂

1 Liter Air Mata

Begitulah translete langsung dari judul film Jepang yang dipromosikan oleh temanku itu

Kalo bahasa asli Barrack Obama : 1 Litres of tears

aku udah menamatkan film yang satu ini,

11 disc …

apalagi film ini : Based On the true sTory

jujur neh…

kalo tears ku dikumpulkan saat nonton, mungkin memang 1 liter

he7

(mungkin…)

namun,

the most impotant is

aku dapat banyak pelajaran dari film ini

1. betapa besar nikmat sehat itu

    serius lho…

    di film ini, seorang anak berumur 15 tahun , bernama Aya

    divonis sakit Spinocerabellar Degeneration (SCD)

    padahal dia adalah salah satu anak yang cemerlang di sekolahnya :

  • ketua paduan suara kelas
  • jago basket
  • pintar
  • cute
  • baek
  • rajin
  • dll

penyakit itu menyebabkan kemampuannya menurun dari hari ke hari,

dia tidak bisa berjalan, tidak bisa bicara dengan normal, … (udah ya, sedih membahasnya)

singkat cerita, dia berharap seandainya dia sehat dia ingin berlari, belajar, n bekerja

secara bebas, sesuai keinginannya…,

begitu besar harapannya untuk normal dan sehat

dia ingin melakukan sesuatu…

di titik ini, aku sadar bahwa

aku dan masih banyak lagi orang-orang di dunia ini

yang telah, sedang, dan akan menyia-nyiakan kesempatan hidup yang cuma sekali ini saja..

so, stop it now !!!

2. Cinta Suci dan Cinta duniawi

  di film ini begitu jelas perbedaan kedua cinta ini

 betapa cinta yang suci dapat menerima kekasihnya apa adanya

sehat atau sakit

berjaya atau tidak

berprestasi atau tidak

… dst

aku jadi mikir, kalo cinta suci itu naik setingkat lagi

akan menjadi cinta karena Ilahi

wow… akan menjadi indah dan abadi

sampai ke surga lagi

3. terbukti : kasih ibu sepanjang jalan…

     sang ibu lah yang tak lelah merawat  aya

   dan terus menyemagatinya

   hingga dia passed away

 

anyway,

ganbatte ne

(lakukan yang terbaik!)

tahukah anda?

saat anda memiliki tujuan dan target dalam hidup,

maka anda akan bersemangat dalam aktivitas sehari-hari.

bila anda anda seorang mahasiswa (seperti saya 🙂 ),

tujuan hidup anda mungkin salah satu dari di bawah ini :

  • dosen
  • pengusaha
  • manager
  • dll

maka anda dapat menggunakan target berikut :

  • tamat 4 tahun
  • aktif organisasi
  • ikut forum keagamaan (ini penting!)
  • kerja sampingan (bila memungkinkan)
  • dll

Previous Older Entries