Saat Harapan = 0

Kawan,
bukankah kita selalu berharap bahwa orang tua dapat menjadi seseorang yang akan mengayomi kita semaksimal mungkin? Tempat kita berdiskusi tentang apa saja… Tempat kita dapat dimengerti… Tempat kita belajar kebijaksanaan… Namun, apakah itu semua dapat terwujud? Ternyata terkadang tidak… Orang tua tetap saja manusia yang memiliki keterbatasan… Disanalah kita belajar memaafkan.. dan kedewasaan…

Kawan,
bukankah kita berharap bahwa saudara/i kita (kakak/adik) akan dapat menemani dan mewarnai hari-hari kita? Setidaknya di saat kita membutuhkan sosok mereka.. Tempat kita berbagi cerita, canda tawa, dan duka lara… Akan tetapi, harapan itu juga terkadang tidak dapat terwujud. Karena mereka juga manusia yang tak luput dari kekurangan…

Kawan,
pernahkah kita berharap bahwa di saat keluarga tidak dapat berada di samping kita, dia dapat menemani? sosok yang sering kita panggil dengan sahabat. Sosok yang dapat memahami kita lebih dari teman lainnya… Sosok yang dapat melihat kita dari sisi lain.. Sosok yang sering hadir saat suka maupun duka.. Rupanya sosok itu juga tidak dapat memenuhi harapan kita.. karena sekali lagi, dia juga manusia… yang tentu juga mempunyai kelemahan…

Kawan,
Ternyata, tidak ada seorang pun yang selalu ada atau dalam satuan waktu tertentu dapat berada disamping kita
Tidak ada kawan…
Bahkan di saat kita sangat membutuhkannya
Siapapun mereka…
Orangtua, saudara, sahabat…
Atau siapapun yang ada dalam kehidupan kita…

Sakit? Tentu…
Kecewa? Pasti…
Lalu?
Apakah kita akan membiarkan diri kita berlarut-larut dalam kesakitan dan kekecewaan itu ???

Apakah kita tidak mau membuka mata dan hati bahwa saat kita berharap seujung kuku saja kepada salah satu dari mereka, maka di saat yang sama kita telah menanam benih-benih kekecewaan yang akan kita semai dalam jangka waktu yang tidak lama…
Disinilah Kawan…
Disinilah saat harapan = 0

Jadi?
Kita semua sudah tahu jawabannya…

Cukuplah Sang Pencipta
Tempat kita menyerahkan segalanya,,,
Apapun nama harapan itu…
Dan dalam keadaan apapun…
Suka ataupun duka..

Karena hanya DIA
hanya Dia kawan…
Satu-satunya zat yang tidak memiliki unsur kekecewaan

* myRooM 250110*
*07.00 WIB*

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. daru nafiri
    Feb 28, 2010 @ 23:46:47

    bener sekali….tatkala harapan kita hanya tertumpu cuman pd manusia aja maka…….kekecewaan dan penyesalan akan segera datang. maka hanya berharaplah kita pd Alloh semata.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: