Sudahkah Anda Memaafkan Diri Sendiri?

pernahkah kita sadari bahwa kita sering menyalahkan diri sendiri

bahkan, terkadang kita lebih mudah memaafkan orang lain…

pendapat yang mengatakan : introspeksi diri itu penting , memang benar.

akan tetapi, coba perhatikan lagi : kata kuncinya bukan menyalahkan diri kan!

Menurut Tarbawi, setidaknya ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam memaafkan diri :

1. maafkan diri akan sesuatu yang sudah digariskan kepada kita

contohnya, kita terlahir sebagai wanita. nah, itu berarti bukan salah kita kan? hal itu adalah kehendak Sang Pencipta, yang pasti terbaik bagi kita

2. maafkan diri, jika kegagalan, kesalahan, atau kecelakaan itu disebabkan oleh orang lain

misalnya, kita mendapat perlakuan kejam, seperti saudara-saudara kita di palestina. mereka tidak pernah minta dijajah, namun Israel sendiri yang datang merampas tanah air mereka

3. maafkan diri kita saat sudah berusaha semaksinal mungkin, namun hasilnya GAGAL

hasil memang penting…

namun tahukah kita bahwa Sang Pencipta di atas sana mengutamakan usaha, bukan hasil

sekeras dan sejauh apa usaha itu dalam mendapatkan hasil…

selain itu,

bukankah kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda?

truz, buat apa putus asa?

so, mari belajar memaafkan diri sendiri… 🙂

Advertisements

7 Comments (+add yours?)

  1. zipoer7
    Sep 08, 2009 @ 11:54:40

    Salam Takjim
    Jika sebuah coretan tidak terhapus, mungkinkah ada bagian untuk ditempel di link sahabat, wahai sahabat di taanggal sakti 090909
    Salam Takjim

    Reply

  2. zipoer7
    Sep 04, 2009 @ 14:26:04

    Salam Takjim
    Jika sebuah coretan tidak terhapus, mungkinkah ada bagian untuk ditempel di link sahabat, wahai sahabat
    Salam Takjim

    Reply

  3. zipoer7
    Aug 30, 2009 @ 20:26:55

    Sahabat dari tulisan diatas..
    Terbayang tidak di Masyar nanti semua anggota tubuh akan menjawab dan bersaksi, hanya satu yang dikunci yakni mulut…
    untuk itu sahabat belajarlah bicara dengan anggota tubuh, sebelum anggota tubuh kita memberatkan kita.
    Salam

    Reply

  4. Acha
    Jun 09, 2009 @ 22:26:26

    Oh diri, betapa kejam diri, banyak hal yg baru kusadari : bahwa jarang sekali aku memaafkanmu.
    Terima kasih Sobat

    swastika reply :
    so, mari kita memaafkan diri

    Reply

  5. arius zajira
    Jun 07, 2009 @ 03:54:59

    wah saya suka semua coretan swastika, informatif banget

    saya mau ngundang teman2 di http://asia.groups.yahoo.com/group/hanif_groups/

    swastika reply :
    makasi…

    Reply

  6. guskar
    Jun 06, 2009 @ 23:21:24

    memaafkan diri sendiri merupakan bentuk rasa syukur yg paling mendasar, dan harus selalu diingat bahwa Gusti Allah tidak akan memberikan beban (baca : cobaan) di luar batas kemampuan kita. Jadi, untuk apa terus terpuruk dan tenggelam dalam keputusasaan… : bangkit!!!!

    swastika reply :
    setuju bg…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: